Demokrat Samarinda Tak Kampanye Akbar

SAMARINDA – Jelang masa kampanye Pileg pada 16 Maret hingga 5 April 2014, DPC Partai Demokrat Samarinda memutuskan tak menggelar kampanye akbar dengan mengerahkan puluhan ribu orang. Hal itu diungkapkan Ketua DPC Demokrat Samarinda, Syaharie Jaang kepada Koran Kaltim karena tak dialokasikan anggaran untuk menggelar kampanye tersebut.
“Sejak awal saya meminta seluruh caleg agar persiapkan kampanye Pileg dengan gotong royong dan sederhana. Jangan memaksakan diri, karena hasilnya akan kurang baik terhadap pendidikan politik, khususnya untuk internal kami,” kata Jaang.
Karena itu, Jaang yang juga walikota Samarinda meminta seluruh caleg Demokrat terjun ke masyarakat pada masa kampanye dan melakukan sesuatu yang memberi manfaat bagi masyarakat luas, dibanding mengumpulkan massa dalam jumlah banyak di satu tempat.
“Dari pada harus kumpulkan orang di satu tempat dan membuat lalu lintas macet, belum tentu mereka yang hadir akan datang dan memilih, lebih baik calegnya yang turun ke masyarakat,” katanya.
Terkait cuti sebagai kepala daerah saat masa kampanye, Jaang mengaku akan memaksimalkan diri sebagai juru kampanye lokal untuk Demokrat Samarinda dengan mengajukan cuti sesuai jadwal kampanye. Hanya saja, cuti dilakukan tak berkelanjutan, karena masih terdapat tugas dan tanggungjawab ke masyarakat Samarinda. “Kemungkinan besar cuti kampanye saya bergantian dan tidak terus-menerus. Karena, bagaimanapun kita tahu kepentingan masyarakat harus tetap diutamakan,” ungkapnya.
PPP KALTIM PILIH DIALOGIS
Sementara itu, Ketua DPW PPP Kaltim, Rusman Ya’qub juga tak akan memanfaatkan kampanye akbar atau rapat umum dengan kerahkan massa yang banyak. Karena, partai berlambang kakbah itu lebih memilih kampanye dialogis dengan mengerahkan caleg DPRD provinsi, kabupaten dan kota serta simpatisan dan aktivis untuk terjun ke masyarakat melakukan sosialisasi dan menyampaikan visi, misi dan program kerja akan diperjuangkan partainya.
“PPP belum memutuskan apakah gelar kampanye akbar atau tidak. Kami akan terus ke masyarakat untuk sosialisasi dari kampung ke kampung,” kata Rusman, kemarin.
Meski belum final, pihaknya telah persiapkan sejumlah juru kampanye (Jurkam) nasional dan lokal jika kampanye akbar digelar.
“Kami sudah persiapkan Jurkamnas dan daerah, mulai Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali juga menteri agama RI, pengurus DPP, tokoh msyarakat, ulama, pengurus partai dan aktivis,” ucapnya.
Terkait target perolehan kursi PPP di Pileg 2014, anggota DPRD Kaltim asal dapil Samarinda itu menyebut setiap dapil minimal mendapatkan satu kursi, baik DPR RI, DPRD Kaltim dan DPRD di Kaltim dan Kaltara.
Ditambahkan Wakil Ketua DPW PPP Kaltim, Syaparudin bahwa PPP melihat perkembangan situasi yang memungkinkan bagi partai, apakah kampanye secara terbuka atau sebaliknya. “Saat ini, pilihan terbaik dan efektip turun ke masyarakat untuk berdialog, agar masyarakat diberi ruang menyampaikan aspirasi. Jadi tak sekadar tampilkan artis dan pidato satu arah,” tambahnya.
Politisi asal dapil Kukar, Kubar dan Mahulu itu menyebut kampanye akan dipilih partainya saat ini adalah dialogis, agar caleg dapat bertatap muka langsung dengan masyarakat yang akan memilihnya. Karena itu, caleg diminta turun ke masyarakat sesuai dapil masing-masing. (ncy913/sua)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger
Comments Closed

Komentar ditutup.

PT MEDIA BANGUN BERSAMA

View Desktop Version

Email
Print
WP Socializer Aakash Web